INFORMASI STRUKTUR PEMERINTAHAN DESA LEMAHBANGDEWO

KEPALA DESA
H. AGUS ISWANTO PRIHADI



SEKERTARIS DESA
SUPRIADI


KAUR PEMERINTAHAN

NUR CHOLIK

KAUR KESRA

EDY SUNARKO

KAUR PEMBANGUNAN

SUWONDO

KAUR KEUANGAN

ANDIKA EKO CAHYONO

KAUR UMUM

NURJANAH

STAFF DESA

EVA LAILA RUFAIDA


KEPALA DUSUN
AKTIV


SUGENG HARIYADI
KEPALA DUSUN
AKTIV


M.IMAM
KEPALA DUSUN
AKTIV


MOCH SAMSUDIN
KEPALA DUSUN
AKTIV


MOHAMMAD ROSUL

No Nama Jabatan No RT/RW Alamat

    1. ASAL USUL DESA LEMAHBANGDEWO

 

Cerita sejarah Desa Lemahbangdewo Kecamatan Rogojampi berawal dari alkisah kala itu pada Tahun 1825 Daerah tersebut masih berupa  hutan dan tegalan, pada saat masih jayanya kerajaan Blambangan yang menjadi rajanya adalah sang Prabu Minak jingo, pada waktu itu Negara kita , termasuk Kabupaten Banyuwangi di jajah oleh kompeni Belanda dengan pandai dan kelicikanya kompeni Belandamemecah belah kerajaan – kerajaan  dan keraton – keraton serta memberikan pengaruh yang buruk dengan cara pesta pora dan minuman keras sehingga pada waktu itu banyak Raja – raja yang mabuk  / teller dan kompeni Belanda dengan leluasa mempengaruhi pikiranya dengan fitnah – fitnah sehingga terjadi perpecahan dan peperangan antar kerajaan – kerajaan di Banyuwangi  antara lain wilayah Kabat , Songgon, Singojuruh , Rogojampi   sekitar Tahun 1873 dari suatu Desa diwilayah Kabat muncul seorang yang Bernama Prabu Tawang alun dan Ki Ageng Wilis , Prabu Tawang Alun mempunyai tunggangan  seekor Macan yang berwarna putih, maka disebutlah daerah tersebut Desa Macan Putih, sekitar pada tahun 1876 Prabu Tawang Alun  mendirikan kerajan di Kedawung Desa Aliyan ,sedangkan tempat patihnya di dusun kepatihan desa Kedaleman, sedangkan tempat peperangan Prajurit Prabu Tawang Alun dihutan tegal , yaitu Lemahbangdewo .

 

pada Tahun 1879 datanglah 2 ( dua ) punggawa bersaudara kakak beradik dari kerajaan Bali kakanya bernama : I. KETUT DESA adiknya bernama  JEMBLEM KEMREMES. Dan keduanya beristirahat dihutan tegal dan membuat gubug ditengah dua pohon beringin yang besar, yang letaknya sekarang di dusun Krajan Desa Lemahbangdewo,

                   Setelah kedua punggawa tersebut datang di Banyuwangi di Wilayah Rogojampi, secara kebetulan hutan dan tegalan tersebut oleh Kerajaan Blambangan dipakai untuk Daerah peperangan dari beberapa Keraton yang dikerajaan Blambangan kurang lebih Tahun 1887 punggawa tersebut melihat para prajurit krajaan Blambangan berjaga – jaga, diDaerah hutan dan tegalan tersebut pada saat itu yang terletak di Dusan Krajan merupakan tempat untuk penghadangan bilamana ada musuh yang akan menyerang Kerajaan Blambangan. Pada suatu saat ( ditengan malam ) kedua punggawa itu bersemedi dibawah pohon beringin yang besar yang ada ditepi jalan tepatnya ditepi jalan pertigaan di Dusun Krajan  setelah selesai bersemedi kedua punggawa itu berkonsultasi dan bersepakat bahwa hutan dan tegalan itu diberi nama “ TEGAL DEWO “ .Kurang lebih pada Tahun 1893 di Daerah Tegaldewo tersebut terjadilah perang sengit antar kraton yang ada Daerah Blambangan pada saat itu di Tegaldewo kedua punggawa betul-betul menyaksikan prajurit dari Blambangan sedang mengadakan peperangan dan disitu juga prajurit dari keraton dan prajurit dari Blambangan banyak yang meninggal. akibat dari korban peperangan ditegaldewo itulah terjadi banjir darah sehingga tanahpun sampai berwarna merah dan ahirnya kedua punggawa tersebut setelah menyaksikan tragedi yang mengerikan itu di Daerah tegaldewo mereka berdua bersepakat tegaldewo diganti dengan nama Lemahbangdewo.

Link Sistem Informasi

Vote Layanan Publik

Kurang Puas : 7 %
Puas : 0 %
Sangat Puas : 0 %

Bagaimana penilaian anda terhadap pelayanan berbasis IT pada Desa Lemahbangdewo

Contact Details

  Alamat :  
  Email :
  Telp. :
  Instagram :
  Facebook :
  Twitter :


© 2019,   Web Desa Kabupaten Banyuwangi